LAMPUNG UNIVERSITY, the Center for
Research and Development of Intellectual Property Rights

Teliti dan Kembangkan HAKI

Rates & Services

What services does our business offer?  This is the place to describe the services our business offers, rates, and any associated conditions or special exception. Biaya pendaftaran paten tidak terlalu mahal. Biaya agak tinggi baru ada bila sertifikat paten diperbaharui. Semakin tua umur paten, maintenance fee akan semakin mahal. Oleh karena itu komersialisasi HAKI mutlak perlu dilakukan. Untuk informasi lebih lengkap silakan menyimak laman DJKI. Proses pendaftaran paten juga semakin mudah walau pun prosedur administrasi dan verifikasinya mungkin tetap detil sehingga banyak memakan waktu dan energi. Biasanya untuk institusi non profit dan non bisnis seperti perguruan tinggi, semua proses dan prosedur administrasi diserahkan semuanya ke inventor (dosen & peneliti). Nantinya, semua hal itu akan diambil alih oleh kantor (manajemen) kekayaan intelektual yaitu Puslitbang HAKI, sedangkan inventor hanya mendapat bagian bersihnya yaitu royalti. Di Unila sudah ada Sentra HKI yang kini berubah menjadi Puslitbang HAKI yang menjalankan fungsi sentra kekayaan intelektual menurut undang-undang, tinggal bagai mana menegosiasikan kerja sama dan besaran process fee-nya. Diharapkan perlakuan ini akan menyebabkan inventor antusias memproses pendaftaran hak paten-nya.

Nantinya Sentra HKI akan berproses menjadi Puslitbang HAKI yang mumpuni dan profesional, tidak saja dalam aspek legal-nya tetapi paham teknis dan prosedur pengajuan paten beserta proses-proses yang akan dihadapinya sehingga dosen & peneliti akan terbantu sehingga bisa berkonsentrasi pada penelitiannya tanpa harus ditambahi hal-hal administratif yang njlimet. Selain itu Free Patent melalui WIPO juga bisa menjadi alternatif. Hotline phone adalah +6281566097387 dan email address adalah [email protected] atau [email protected]

Penentuan business offers Puslitbang HAKI mengikuti Rencana Strategis LPPM Unila, ditentukan setelah rapat manajemen kedua belah pihak. Hal ini diturunkan menjadi rates and services yang diterapkan oleh institusi ini berikut any associated conditions or special exception yang melingkupinya.

IP Portfolio Mining | General Patent Corporation

A general mining program includes a search for:

» New applications of the technology (not just the patents) --> Ini yang disebut hilirisasi inovasi yang bisa dijalankan oleh special purpose vehicle (SPV) yaitu start up corporation yang didedikasikan khusus untuk tiap paten. Harapan ditumpukan kepada Puslitbang Inkubator Bisnis.


» New markets for the technology --> Tugas kedua dari SPV itu adalah membuat pasar untuk paten yang diproduksi. Ingat kisah sukses perusahaan pembuat televisi dan komputer dahulu kala. Riset pasar perlu digarap secara serius, meliputi: semua pasar terkait, teknologi, dan aplikasinya untuk industri.


» Extensions of the technology --> Ini tugas dari SSO, Special Supporting Organization yaitu yayasan yang dikendalikan oleh inventor paten tersebut untuk memperluas teknologi yang dihasilkan. Ingat hadiah Nobel. Jika institusi ini belum ada, maka tugas ini ditangani oleh laboratorium terkait bekerja sama dengan Puslitbang HAKI, misalnya seperti SIMPOSIUM Perspektif Riset di Era Revolusi Industri 4.0, Sinergi & Kontribusi Perguruan Tinggi dan Lembaga Riset non-Kementerian terhadap Issue Strategis Daerah Lampung.


» Infringement candidates --> Calon-calon pelanggar hukum paten harus diidentifikasi oleh SSO tersebut untuk bisa dibuatkan rencana antisipasinya sebelum bertarung di komisi banding dan pengadilan. Hal ini perlu dimasukkan dalam porto folio paten dan analisis SWOT-nya.


» Hot technology and/or divisions for spin-outs and joint ventures --> Hal ini terkait dengan KKI, Kebijakan Kekayaan Intelektual yang harus diputuskan oleh pimpinan kampus. Teknologi masih baru dibawa temuan paten perlu inkubator bisnis, bisa dalam bentuk joint ventures. Setelah break event point, bisnis bisa di-spin out.

Members Area

Recent Photos